Abed Steady Content Creator AI Kerjasama

Beranda  /  Update AI

Berita AI

Ditinggal Nvidia, DeepSeek Borong 160.000 Chip Huawei Buat Data Center Raksasa 1 Gigawatt

DeepSeek pesan 160.000 chip Huawei Ascend buat data center 1 GW di Mongolia Dalam. Bukti China makin mandiri chip AI tanpa Nvidia? Masih inget…

DeepSeek pesan 160.000 chip Huawei Ascend buat data center 1 GW di Mongolia Dalam. Bukti China makin mandiri chip AI tanpa Nvidia?

Masih inget DeepSeek, lab AI China yang awal 2025 sempat bikin heboh dunia karena bikin model pintar dengan biaya murah? Sekarang mereka bikin gebrakan lagi — kali ini di sisi hardware.

DeepSeek dilaporkan berencana masang sekitar 160.000 chip AI Huawei Ascend 950DT di data center baru berkapasitas 1 gigawatt di Ulanqab, Mongolia Dalam. Kalau kejadian, ini bakal jadi cluster chip Huawei terbesar yang pernah diketahui publik — dan jadi simbol besar kemandirian chip AI China.

Konteksnya: gara-gara pembatasan ekspor AS, chip Nvidia kelas atas praktis gak bisa masuk China. Selama ini itu dianggap “rem” paling efektif buat nahan laju AI China. Tapi langkah DeepSeek ini nunjukin mereka nemuin jalan lain — pakai chip lokal buatan Huawei, setidaknya buat kebutuhan inference (menjalankan model, bukan training).

Catatannya, ini bukan proses instan. Karena keterbatasan kapasitas produksi Huawei, pemenuhan pesanan segede ini diperkirakan bisa makan waktu lebih dari setahun. Dan chip Ascend masih dianggap belum selevel Nvidia buat training model frontier.

Kenapa lo harus peduli? Karena “perang chip” ini nentuin masa depan AI global. Kalau China beneran bisa mandiri chip, pembatasan ekspor AS jadi gak ngefek, dan persaingan AI bakal makin cepat — yang ujungnya ngefek ke kita semua: model makin banyak, harga makin murah, inovasi makin ngebut.

Perang AI itu bukan cuma soal model dan algoritma. Yang punya chip dan listrik, dia yang punya power. Literally.

Sumber:

Bagikan: WhatsApp Telegram

Update lainnya

Lihat semua