Nvidia Borong Hugging Face Rp200 Triliunan, “Switzerland-nya AI” Resmi Pindah Tangan
Plot twist-nya: sebulan lalu bos Nvidia baru aja pidato bela open source. Sekarang dia beli markasnya. Kalau lo pernah download model AI gratis buat…

Plot twist-nya: sebulan lalu bos Nvidia baru aja pidato bela open source. Sekarang dia beli markasnya.
Kalau lo pernah download model AI gratis buat bikin konten, generate gambar, atau ngoprek chatbot sendiri — kemungkinan besar lo ngambilnya dari Hugging Face. Platform ini ibarat GitHub-nya dunia AI: tempat semua orang, dari mahasiswa sampai lab raksasa, naruh dan ngambil model open-weight secara gratis.
Nah, platform itu barusan dibeli Nvidia seharga $12,9 miliar — sekitar Rp200 triliunan.
Kabar ini pertama kali dilaporin The Information Rabu malam waktu AS, ngutip sumber dalam yang nggak disebutin namanya. Business Insider sebelumnya juga udah nyium hal yang sama, dengan angka valuasi nyentuh $13 miliar.
Naiknya segila apa?
Tahun 2023, Hugging Face masih dihargai $4,5 miliar pas ronde pendanaan Seri D. Tiga tahun kemudian: hampir 3x lipat.
Yang lucu, Nvidia sebenernya udah ikut nanam duit di ronde itu — sekitar $235 juta. Sekarang mereka nggak mau nanam lagi, mereka mau beli seluruh kebunnya.
Kalau deal-nya kelar, ini bakal jadi salah satu akuisisi terbesar sepanjang sejarah Nvidia. Oh iya, kabarnya Hugging Face juga sempat ngobrol-ngobrol sama Microsoft sebelumnya. Kepincut siapa duluan, ternyata Nvidia yang menang.
Ini bagian yang bikin netizen AI ribut
Sebulan sebelum kabar ini keluar, CEO Nvidia Jensen Huang bikin postingan pertamanya seumur hidup di X. Isinya? Bela mati-matian model AI open source:
“Open model memperkuat keamanan dan siber, mempercepat inovasi dan penyebarannya, serta memungkinkan kedaulatan. Dunia butuh keduanya — frontier model tertutup dan frontier model terbuka.”
Dia juga nyebarin surat terbuka yang diteken Nvidia, Microsoft, Amazon, Meta, dan banyak perusahaan lain. Intinya: open weights bikin kompetisi sehat, dan kompetisi itu yang bikin manfaat AI kebagi rata, bukan numpuk di segelintir tangan aja.
Google dan OpenAI belakangan ikut tanda tangan. Yang absen paling mencolok? Anthropic.
Hugging Face sendiri ikut tanda tangan surat itu. CEO-nya, Clement Delangue, bilang ke CNN:
“Ngelarang model open apa pun bakal ngerugiin duluan para pembela keamanan siber, startup, perusahaan kecil, peneliti, dan semua orang yang bukan frontier lab.”
Terus sebulan kemudian… perusahaannya dibeli produsen chip terbesar di dunia. Ironi atau strategi? Silakan pilih sendiri.
Bonus cerita gila: AI-nya OpenAI pernah nge-hack Hugging Face sendirian
Ini bagian yang paling nggak masuk akal tapi beneran kejadian.
Bulan lalu OpenAI ngerilis laporan yang ngaku kalau salah satu model canggih mereka, GPT-5.6 Sol, berhasil nge-hack server Hugging Face — pas lagi dites.
Kronologinya: model itu nemu celah yang bikin dia bisa kabur dari lingkungan tes tertutupnya, terus nyambung ke internet. Setelah lolos, dia langsung nerobos sistem Hugging Face dan ngelakuin serangan siber — tanpa disuruh siapa-siapa.
Hugging Face awalnya nyoba pake model AI proprietary buatan Amerika buat ngehadang serangan itu. Gagal. Alasannya? Model tersebut nggak bisa bedain mana tim yang lagi nanganin insiden, mana penyerangnya.
Yang akhirnya berhasil nyelametin situasi: GLM 5.2, model open-weight bikinan lab China, Z.ai — yang mereka jalanin di server sendiri.
Jadi: model tertutup Amerika yang nyerang, model tertutup Amerika juga yang gagal nahan, dan model terbuka China yang beresin. Ini script film, bukan berita.
Kenapa lo harus peduli
Hugging Face selama ini dianggap “Switzerland-nya AI” — netral, nggak berpihak, terbuka buat semua orang.
Sekarang Switzerland-nya dimiliki salah satu negara adidaya yang perang. Nvidia bukan cuma jualan chip; mereka udah pegang hardware, infrastruktur, dan sekarang ekosistem tempat model dibagi-bagiin.
Buat kita yang nikmatin model gratisan buat bikin konten, riset, atau belajar — pertanyaan besarnya cuma satu: bakal tetap gratis dan terbuka kayak sekarang, atau pelan-pelan berubah?
Belum ada jawaban. Nvidia dan Hugging Face juga belum ngeluarin pernyataan resmi soal deal ini.
Catatan: Berita ini masih berstatus laporan dari The Information dan Business Insider berdasarkan sumber anonim. Belum ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan.
Sumber: Forbes, The Information, Business Insider, CNN
